Thursday, June 22, 2006

MARKET TIMING

Menurut seorang personal investor di USA bernama Leslie N. Masonson dalam bukunya "All About Market Timing" dan berdasarkan pengalaman dan pengamatan pribadi di Bursa Efek Jakarta, ada suatu strategi investasi dengan memperhatikan market timing, yaitu ada saat untuk berinvestasi ketika market up-trend dan melikuidasi semuanya (cash in atau melakukan short position) ketika kondisi market down-trend.

Statistik dan historis membuktikan bahwa sistem ini terbukti jauh lebih berhasil dan mengurangi tingkat resiko investasi dengan perbedaan yang signifikan. Secara ringkas sistem ini bernama The Best Six Months Strategy. BSM Strategy memiliki karakteristik sebagai berikut:

  • Hanya ada dua sinyal pertahun - satu beli dan satu jual.
  • Sinyal beli berakhir pada 1 November, dan sinyal jual mendekati tanggal 30 April.
  • Imbal hasil tahunan sistem ini melebihi sistem buy-and-hold , dengan dasar resiko yang telah disesuaikan.
  • Strategi ini menghilangkan the brunt of bear market, karena tidak berinvestasi dalam setengah tahun terburuk melainkan berinvestasi dalam bulan-bulan terbaik sepanjang tahun.
  • Strategi ini mengurangi tingkat resiko hingga 50% daripada strategi buy-and-hold .
  • Waktu yang dibutuhkan untuk mengimplementasikan strategi ini sangat minimal (sekitar setengah jam per-tahun).

The Implementation:

  • Avoid September. Potensi Market crash.
  • Kesempatan berinvestasi bulan Oktober. Buy on the weakness then hold.
  • November - April : weekly / monthly trading.
  • April : divestasi. Sell on the strength.
  • Mei - Juni : trading sell. SOS - BOW
  • Juli - Agustus : trading buy. BOW - SOS

No comments: